top of page
Search

Self Development : Mengenal Diri Sendiri Untuk Mencapai Tujuan

  • Writer: 13_jordan Wisan
    13_jordan Wisan
  • Jul 21, 2021
  • 4 min read

Updated: Aug 12, 2021


Sering kali kita masih tidak mengenal siapa sebenarnya diri kita, kita juga masih tidak tahu arah tujuan kita untuk ke depannya mau ke mana, dan diri ini mau jadi apa ?. Mungkin juga, kalian yang sedang membaca artikel ini masih mencari tahu siapa diri ini sebenarnya ?. Ada satu cara sederhana agar kita dapat mengetahui apakah kita sudah mengenal diri sendiri atau belum, yaitu dengan menanyakan kepada diri kita, apa kekurangan dan kelebihan yang kita punya ?. Kalau masih bingung untuk menjawab pertanyaan itu, artinya kita belum mengenal diri sendiri dengan baik.


"Investing in yourself is the best investment you will ever make. It will not only improve your life, it will improve the lives of all those around you"

- Robin S. Sharma


Self Development adalah pengembangan diri yang memakan proses hampir seumur hidup untuk mengenal diri kita sendiri dan mengembangkan kualitas diri kita. Dengan mengetahui diri kita otomatis kita telah membuka jalur untuk menentukan tujuan, memaksimalkan, dan mengembangkan potensi yang kita miliki. Self Development ini adalah suatu perjalanan panjang dan bukan suatu destinasi, disebut perjalanan panjang karena tidak ada batasan dalam mengembangkan diri, dengan kata lain self development ini adalah pekerjaan seumur hidup kita.


Dengan mengenal diri sendiri maka akan lebih mudah untuk kita membuka lapangan pola pikir dalam diri kita, seperti Growth Mindset, Problem Solving, Critical Thingking, dan lain-lain. Bayangkan saja jika kita masih tidak mengenal diri kita, maka pola pikir kita akan cenderung stagnan dan hidup kita tidak akan mengalami kemajuan. Salah satu dasar untuk menjadi sukses adalah dengan mengembangkan diri kita, sehingga dapat dirumuskan | Do Personal Development = Success |. Jika kita melakukan self development maka kita akan masuk dalam babak pemenuhan diri yang di mana pemenuhan diri itu akan menjadi suatu potensi baru untuk diri kita.


Ada satu cara sederhana untuk dapat mengenal diri kita lebih jauh, yaitu dengan melakukan analisis SWOT ( Strenght, Weakness, Opportunity, threat ) terhadap diri kita. Strenght bisa diibaratkan sebagai kelebihan yang kita punyai, Weakness bisa diibaratkan sebagai kelemahan yang kita miliki, Opportunity bisa diartikan sebagai suatu keadaan yang mendukung kita, dan threat bisa diartikan sebagai suatu keadaan yang mengganggu dan mengancam kita.


Ini adalah contoh analisis SWOT tentang diri saya yang mungkin dapat menjadi suatu gambaran untuk kalian yang ingin memulai mengenal diri sendiri. Analisis ini sifatnya berubah ubah yang artinya analisis ini harus di perbaharui setiap bulan, paruh waktu, ataupun setahun sekali, hal ini karena kondisi kelemahan dan kelebihan kita pasti akan berubah seiring berjalannya waktu, bisa karena pengalaman, kebiasaan, atau apa pun itu. Opportunity dan threat pun pasti akan berubah, karena kita tidak akan terus berada di keadaan yang sama di setiap waktunya.


Cara mendapatkan data-data SWOT ini, dapat dilakukan dengan cara menanyakan kelemahan dan kelebihan kita kepada orang yang kita anggap dekat dengan diri kita, seperti keluarga, saudara, dan teman. Karena merekalah yang mengenal seluk beluk diri kita. Hal ini dilakukan karena kita tidak dapat menentukan kelemahan dan kelebihan sendiri, orang terdekat kitalah yang tahu diri kita sebenarnya. Untuk menentukan opportunity bisa dilihat dari hal yang mendukung kita seperti keadaan yang sehat, support dari keluarga, dan lain-lain. Dan untuk menentukan threat bisa dilihat dari keadaan yang mengancam dan mengganggu kita, seperti pandemi, finansial, persaingan tinggi dan sebagainya.


Setelah melakukan analisis SWOT, yang dilakukan selanjutnya adalah membuat individual development plan. Individual development plan adalah suatu perencanaan tujuan jangka panjang atau jangka pendek terhadap diri kita. Perencanaan ini dibuat agar kita tahu persis arah tujuan kita. Perencanaan ini dapat dilakukan dengan cara membuat gambaran keadaan kita, target keadaan yang ingin dicapai, dan aspirasi masa depan yang ingin kita capai.



Individual Development Plan ini juga sifatnya berubah ubah, karena keadaan kita akan terus berubah, target keadaan juga akan berubah, dan aspirasi masa depan juga akan berubah. Namun, yang mungkin sekarang menjadi pertanyaan di benak anda adalah, bagaimana seandainya diri saya tidak mencapai target tujuan saya ?. Jawabannya adalah dengan menerapkan sistem hukuman dan hadiah ( Punishment & Reward ). maksud dari hukuman dan hadiah ini adalah sebagai bentuk disiplin diri, buatlah di suatu kertas hukuman yang harus diberi kepada diri sendiri apabila gagal dan hadiah kepada diri sendiri apabila berhasil. hukuman dapat berupa, seperti perpanjangan waktu belajar, batas diri untuk bermain sosial media, ataupun bisa dengan meditasi untuk mencapai mindfulness. dan Hadiah bisa berupa mentraktir diri sendiri, membeli sesuatu yang kita mau, dan lain-lain. Bisa juga bekerja sama membuat perjanjian dengan orang tua atau teman, seperti apabila saya gagal maka saya akan mentraktir kamu dan sebaliknya, apabila saya berhasil, kamu akan mentraktir diri saya.


Dari melakukan aktualisasi diri seperti ini, kita akan lebih mengenal diri kita lebih baik dan tahu dengan jelas arah tujuan kita, sehingga dari sinilah kita bisa mencapai setiap goals yang kita sudah rencanakan dan satu hal lagi, buatlah standar yang tinggi untuk diri kita agar kita dapat menjadi seseorang yang berkompeten dan siap bersaing di dunia yang sebenarnya (Realita). Tidak ada kata terlambat untuk terus mengembangkan diri kita meskipun kita merasa jauh tertinggal dari orang lain, karena setiap dari diri kita punya waktunya masing-masing untuk berkembang dan bersinar, serta jangan jadikan orang lain sebagai pesaing dari diri kita, tetapi bersainglah dengan diri kita sendiri. "Do self development it's not about being the best, it's about being better than you were yesterday"

 
 
 

Comments


© 2021 by Jordan Wisan Photography.

  • Instagram
bottom of page